Profil

Sabtu, 05 Oktober 2013

Gejala Penyakit Jantung dan Waspada Penyakit Leukemia Pada Anak


Gejala Penyakit Jantung
Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja. Usia muda juga rentan terhadap penyakit yang satu ini. Penyebabnya adalah pola hidup manusia sekarang memang sarat akan kerapuhan. Padahal jantung adalah organ terpenting bagi pastinya seseorang bisa hidup. Jantung yang sudah memiliki gejala sakit maka perlu berhati-hati lebih. Jika Anda belum ramah dengan beberapa gejala yang mungkin saat ditemui belum tahu kalau ternyata itu adalah gejala sakit jantung, maka perhatikan paparan berikut ini.

Gejala di bawah adalah tidak selalu, tetapi kebanyakan. Jika kesemuanya Anda rasakan, maka perlu diperiksakan karena merupakan gejala penyakit jantung.




1. Nyeri
Selama kita melakukan aktifitas, akan merasakan nyeri dibeberapa bagian tubuh. Otot yang tidak tersuplai darah dengan sesuai kebutuhan, oksigen dan proses metabolisme yang berlebih justru membuat kram. Dada terasa nyeri, sesak, karena otot jantung tidak mendapat cukup asupan darah. Nyeri yang dirasakan akan terjadi hampir disetiap harinya.

2. Sesak Nafas
Masuknya cairan ke dalam rongga paru-paru sehingga mengganggu aliran udara dalam paru-paru. Penderita akan mengalami sesak nafas. Penderita merasa sesak nafas pada saat melakukan kegiatannya, sedang jika penderita sesak nafas saat istirahat (diam) berarti kategori sakit jantung tingkat lanjut. Sesak nafas sering dialami pada posisi berbaring. Karena cairan yang terkumpul di paru-paru mengalir ke jantung. 

3. Kelelahan atau Kepenatan
Otot jantung yang melemah menyebabkan proses pemompaan darah kurang sempurna. Penderita sering merasa lemah dan lelah meskipun tidak melakukan kegiatan apapun. Untuk menghindari melemahnya fungsi jantung, kita harus rutin berolahraga dan melakukan banyak gerakan yang akan memicu kerja jantung lebih aktif.



4. Jantung Berdebar-debar (Palpitasi)
Jantung berdebar-debar tanda sakit jantung adalah jenis debar yang bersamaan dengan gejala lain yaitu saat seseorang kelelahan, sesak nafas dan nyeri di tubuhnya. Bukan jantung berdebar saat nonton film atau ketakutan.

5. Pusing dan Pingsan
Pemompaan darah yang tidak normal sehingga pemasukan darah bersih menjadi terganggu, seseorang bisa merasakan pusing akibat kurang darah. Detak jantung melemah yang mengakibatkan penderita pingsan. Rasa nyeri yang terus menerus, sakit di antara tulang punggung, dan gangguan pada otak karena abnormalnya suplai darah menjadikan pusing kemudian pingsan. 

Jika Anda menemukan gejala mirip, lebih baik segera ke dokter. Mengetahui lebih awal akan membantu Anda mengatasi masalah kesehatan Anda di kemudian hari.





Waspada Penyakit Leukemia Pada Anak : Ciri-Ciri Penyakit Kanker Darah

Leukemia berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari 2 suku kata yaitu leukos (putih) dan aima (darah). Di masyarakat dikenal dengan kanker darah. Leukemia atau kanker darah disebabkan oleh suatu kondisi dimana sel darah putih (yang abnormal) lebih banyak daripada sel darah merah, terjadi pada sumsum tulang dan bisa menjalar ke dalam aliran darah yang kemudian menyerang otak. Penyakit ini menyerang orang dewasa maupun anak-anak, akan tetapi kejadian pada anak-anak lebih besar lagi frekuensinya. Menurut survey, penyakit leukemia ini mempunyai tingkat kematian yang tinggi bagi anak-anak usia 1-14 tahun.

Penyakit leukemia ini bisa di obati dengan masa pengobatan yang panjang dan harus di bawah pengawasan dokter yang ketat. Jika anak yang mengidap leukemia akut tidak segera ditangani maka dalam hitungan minggu anak bisa menemui kematiannya. Sedangkan anak yang mengidap leukimia kronis jika tidak segera di tangani biasanya dalam hitungan tahun anak bisa menemui kematiannya.





Penanganan anak yang mengidap leukimia berbeda-beda, tergantung dari tingkat dan tipenya. Biasanya untuk mengobati penderita leukemia akut dan kronis harus menjalani kemoterapi (penyinaran) dan diberikan obat anti kanker (stitostatika). Dimana dalam proses pengobatannya harus di bawah pengawasan dokter yang ketat. Karena obat antikanker (stitostatika) adalah obat berdosis tinggi yang bisa mengganggu organ tubuh lainnya, seperti : ginjal, hati dan jantung. Maka salah satu peran dokter disini adalah merekomendasikan obat-obat lain yang dibutuhkan untuk menangkal efek samping dari obat anti kanker tadi. Selain itu bisa juga menjalani metode pengobatan lainnya seperti operasi atau transplantasi sumsum tulang

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter terhadap anak-anak yang menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut :
- Kulit anak pucat kekuningan
- Sesak nafas
- Timbul bercak-bercak biru pada kulit
- Nyeri pada tulang
- Badan demam (tidak jelas penyebabnya)
- Lesu tidak bergairah
- Pendarahan (mimisan) karena menurunnya kadar trombosit
- Muntah-muntah



Penyakit leukemia atau kanker darah ini sampai sekarang belum diketahui penyebabnya secara pasti. Namun dugaan kuat disebabkan oleh penggunaan zat kimia tertentu seperti benzene, radiasi, virus HTLV dan faktor keturunan. Berusahalah mengobatinya dengan membawa anak Anda ke dokter dan berdoalah kepada Allah Ta'ala agar anak Anda segera disembuhkan dari penyakitnya. Karena hanya Allah jualah yang bisa menyembuhkan suatu penyakit sementara manusia hanya bisa berusaha mengobatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar