Profil

Sabtu, 05 Oktober 2013

Kandungan Biji Durian, Pengikat dalam Tablet


Durian dikenal sebagai king of fruit. Dalam bahasa Latin, disebut durio zibethinus, artinya 'tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara'. Wanginya harum menyengat dan isi buahnya legit. Aroma yang menyengat dan rasa bijinya yang gurih legit ini, bagi orang-orang tertentu, justru bikin puyeng.
Belakangan, kandungan biji durian bisa dimanfaatkan untuk bahan pengikat dalam tablet. Jika ini dipopulerkan, bisa mengalahkan tepung padi yang selama ini menjadi satu-satunya campuran dan pengikat dalam tablet.
Pengikat Tablet
Sebagai pengikat tablet, biji durian dikeringkan. Kemudian, dibuat pati dengan menggunakan metoda ekstraksi. Metoda ekstraksi adalah salah satu cara menghaluskan bahan sampai berukuran sangat kecilsehingga menyerupai debu halus.
Proses ekstraksi menghasilkan zat-zat aktif yang dikehendaki dan sisanya dibuang dalam bentuk ampas. Saat akan dikapsulkan, debu hasil ekstraksi ini akan sulit dikumpulkan dan cepat terbang sehingga diperlukan zat pengikat. Selama ini, yang lazim digunakan sebagai bahan pengikat adalah tepung padi.
Pati durian juga diteliti bisa dijadikan bahan pengikat tablet tertentu, yaitu biji durian pada bagian kotiledon biji. Untuk partai besar, biji yang telah dibersihkan bisa langsung dikeringkan sebelum diekstraksi. Sebagai bahan pengikat, pati durian ini diekstraksi sampai mencapaiukuran 125 mesh (ukuran besarnya serbuk/debu).
Penghasil Durian
Di Indonesia, Pulau Kalimantan termasuk tempat yang banyak membudidayakan durian. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand sehingga terkenal dengan nama durian thailand yang kulit bijinya tebal, legit, dan wanginya tidak terlalu menyengat.
Belakangan ini, negara lain juga ada yang membudidayakan durian untuk tujuan ekspor, seperti Filipina, Queensland di Australia, Laos,Vietnam, Kamboja, Sri Lanka, dan India.Pohon Unik
Pohon durian termasuk tanaman yang khas karena bunga dan buahnya justru muncul langsung dari batang atau cabang-cabang yang telah tua. Bunga durian biasa berkelompok dalam satu karangan bunga berisi 3-10 kuntum.
Pada siang hari, bunga akan menutup. Di ujung bunga, terdapat rongga yang akan mengeluarkan wangi untuk menarik perhatian kelelawar. Kelelawar jenis Eonycteris spelaea dianggap yang berjasa dalam proses penyerbukan buah durian.
Buah durian berduri penuh sehingga dinamai buah durian. Bentuk umumnya bulat telur dan lonjong, berwarna kuning kecoklatan, dengan panjang antara 25-30cm. Di dalam, terdapat biji yang dilapisi selaput berwarna putih kekuningan. Selaput pembungkus biji durian inilah yang dikonsumi.
Penganan Biji Durian . Di beberapa daerah di Pulau Jawa, biji durian dimanfaatkan pula untuk bahan makanan. Caranya, biji yang telah habis selaputnya dibersihkan, lalu dikeringkan. Setelah kering, direbus hingga kulit bijinya lunak. Setelah lunak, dikupas kulitnya dan bisa langsung dimakan. Ada pula yang diiris tipis, kemudian digoreng.
Di beberapa daerah, dikenal pula nama lokal untuk buah durian ini. Misalnya, di Betawi dan sebagian besar Jawa, menyebut nama durian dengan duren. Sementara orang Sunda, menyebutnya kadu. Orang Gayo juga menyebut durian dengan duren.
Lain lagi di Sulawesi, orang Menado menyebutnya dengan nama duriang, sementara orang Toraja menyebut durian dengan nama duliang. Agak lebih jauh dari kata aslinya adalah penyebutan orang di KepulauanSeram, terutama di bagian timur, yang
Telur merupakan salah satusumber protein hewani yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan berbagai vitamin dan gizi yang terdapat di dalam telur sangatlah banyak. Telur mempunyai dua bagian di dalamnya. Kuning telur dan putih telur.
Kandungan gizi antara keduanya juga tidak jauh berbeda. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam kuning telur memang sudah banyak diketahui masyarakat, tetapi ternyata kandungan putih telur juga banyak bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Kandungan Telur
Telur mengandung protein, vitamin A, D, E, B, fosfor, dan zinc. Kandungan lemak yang terkandung dalam telur jumlahnya juga tidak terlalu banyak, berbeda dengan lemak yang terkandung dalam jenis protein hewani lainnya. Misalnya, daging merah (sapi), dan dagingayam.
Kelebihan lain yang dimiliki telur, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga, adalah harganya yang tidak terlalu mahal. Di zaman yang serba sulit ini, sepertinya siapa pun, khususnya ibu-ibu, para pengelola keuangankeluarga, harus bisa menyiasati harga barang-barang dipasaran yang terkadang sering tidak masuk akal.
Sepertinya, telur merupakan jalan keluar yang sangat tepat. Dengan harga yang cukup murah, telur bisa melengkapi kebutuhan protein bagi seluruh anggota keluarga.
Meskipun demikian, tidak jarang ibu-ibu rumah tangga sering mengeluhkan kebiasaan putra-putrinya yang tidak suka mengonsumsi kuning telur. Anak-anak lebih senang mengonsumsi putih telur daripada kuning telur. Alasannya adalah soal cita rasa.
Kuning telur memang cenderung lebih seret ketika dikonsumsi, berbeda dengan putih telur yang teksturnya lebih seperti agar-agar. Namun, sepertinya ibu-ibu tidak perlu khawatir mengenai hal itu karena kandungan gizi yang ada pada putih telur ternyata juga cukup bermanfaat bagi kesehatan.
Kandungan Putih Telur
Kandungan putih telur yang bermanfaat, di antaranya zat peptide. Berkat adanya zat ini dalam putih telur, penyebaran bakteri dalam tubuh dapat dicegah. Cara kerja zat ini adalah dengan ‘memenjarakan’ bakteriE Coli sehingga bakteri tersebut tidak dapat menyebar ke seluruh tubuhdengan leluasa. Putih telur sepertinya juga merupakan satu-satunya sumber protein hewani yang tidak mengandung lemak sama sekali.
Mengonsumsi telur pada saat diet memang sering dianjurkan oleh beberapa ahli gizi, namun alangkah lebih baik bila telur yang dikonsumsi hanya bagian putihnya. Kandungan kalori yang terdapat pada putih telur cukup rendah, berbanding terbalik dengan kandungan proteinnya. Dengan kandungan gizi seperti itu, kita bisa merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama.
Putih Telur untuk Kecantikan
Selain untuk kesehatan, kandungan putih telur bermanfaat untukkecantikan. Khususnya, perawatan terhadap kulit wajah. Putih telur mengandung zat yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah. Penggunaan putih telur sebagai masker dapat meremajakan dan mencerahkan kulit wajah yang terlihat kusam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar