Radio komunitas sebagai salah satu bagian dari sistem penyiaran
Indonesia secara praktek ikut berpartisipasi dalam penyampaian informasi
yang dibutuhkan komunitasnya, baik menyangkut aspirasi warga masyarakat
maupun program-program yang dilakukan pemerintah untuk bersama-sama
menggali masalah dan mengembangkan potensi yang ada di lingkungannya.
Keberadaaan radio komunitas juga salah satunya adalah untuk terciptanya
tata pemerintahan yang baik dengan memandang asas-asas sebagai berikut:
Hak asasi manusia
Bahwa kemerdekaan menyampaikan pendapat dan memperoleh informasi melalui penyiaran sebagai perwujudan
hak asasi manusia
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dilaksanakan
secara bertanggungjawab, selaras dan seimbang antara kebebasan dan
kesetaraan menggunakan hak antarelemen di Indonesia.
Keadilan
Bahwa untuk menjaga integrasi nasional, kemajemukan masyarakat dan
terlaksananya otonomi daerah maka perlu dibentuk sistem penyiaran
nasional yang menjamin terciptanya tatanan system penyiaran yang adil,
merata dan seimbang guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Pengelolaan, pengalokasian dan penggunaan spektrum
frekuensi radio
harus tetap berlandaskan pada asas keadilan bagi semua lembaga
penyiaran dan pemanfaatannya dipergunakan untuk kemakmuran masyarakat
seluas-luasnya, sehingga terwujud
diversity of ownership dan
diversity of content dalam dunia penyiaran.
Informasi
Bahwa lembaga penyiaran (radio) merupakan media informasi dan
komunikasi yang mempunyai peran penting dalam penyebaran informasi yang
seimbang dan setimpal di masyarakat, memiliki kebebasan dan
tanggungjawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi,
pendidikan, hiburan, kontrol serta perekat
sosial.
Radio Based Community Development and Disaster Risk Reduction
Peran radio komunitas telah dikembangkan menjadi sarana pengembangan
komunitas dan program pengurangan risiko bencana. Program ini
dikembangkan oleh Dompet Dhuafa Republika, sebuah lembaga pemberdaya
yang dikenal luas dalam upaya pemberdayaan masyarakar marjinal dan
penanganan bencana. Pada pelaksanannya Dompet Dhuafa bekerjasama dengan
radio komunitas dan RRI.
Sebagai Promosi Budaya Lokal
radio komunitas memliki peran yang cukup penting dalam mempromosikan
budaya lokal tempat
radio komunitas didirikan.
Radio Primadona FM, Bayan, Lombok Barat menyelenggarakan acara Selemor Hate, acara yang seluruhnya menggunakan
bahasa dan lagu-lagu lokal dan menceritakan sejarah masa lalu desa dan wilayah setempat.
Sebagai Kontrol Pembangunan
Peran radio komunitas juga mempunyai fungsi kontrol terhadap kinerja
pemerintah didaerah tempat radio komunitas didirikan. Sebagai contoh,
Radio Ampera 29,45 FM di Sekotong, dan
Radio
Rakola FM, di Labuapi, Lombok menyiarkan beberapa berita temuan (hasil
investigasi lapangan) mereka terhadap pelaksanaan program-program
pembangunan di wilayahnya, terutama berkaitan dengan proyek-proyek dari
luar (pemerintah, bantuan luar negeri seperti PPK dan sebagainya).
Berita-berita yang dilansir terutama untuk memberikan informasi tentang
perkembangan pembangunan wilayahnya, termasuk membangun transparansi
penggunaan dana program dan implementasinya di lapangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar